Posts in Olahraga

SAMSUNG CAMERA PICTURES

FTK Kembali Berjaya di Lapangan Hijau

Sore itu (20/10/2014) Stadion ITS tampak ramai. Dari kejauhan sorak-sorai para supporter pun terdengar sangat meriah. Tribun Stadion penuh dengan supporter dari kedua tim.Pertandingan Final Sepakbola Dies Natalis ITS ke-54 kali ini yaitu antara FTK dan FTI sangat menegangkan. Kedua kubu yang sama-sama kuat tersebut menunjukkan permainan apik nya. Serangan dan Pertahanan yang baik dikerahkan untuk mendapatkan juara dalam pertandingan Sepakbola kali ini.

Pada babak pertama FTK mampu memimpin dengan gol yang diberikan oleh pemain bernomor punggung 11 – Norman. Pada babak kedua pemain FTI menjegal salah satu pemain lawannya, sehingga FTK mendapatkan kesempatan tendangan pinalti. Lagi-lagi pemain FTK bernomor punggung 11 mampu memberikan tambahan skor untuk FTK. Tak mau kalah, FTI berusaha mengejar ketertinggalan. Tendangan bebas dari pemain FTI bernomor punggung 10 pun memecah bulatan angka 0 pada skor FTI.Pertandingan masih berjalan, kedudukan sementara 2-1 untuk FTK, dan lagi-lagi pemain FTK bernomor punggung 11 mampu mencetak gol dari Long Passing yang diberikan oleh pemain bernomor punggung 12. Hingga pertandingan berakhir pukul 17.15, FTK memimpin dengan skor 3-1.

Kemenanganpun diraih oleh FTK yang dapat mengulang kemenangan pada Dies Natalis ITS ke-53 lalu. Kegembiraanpun terpancar baik dari pemain maupun supporter FTK. Supporter FTK bersama-sama menyanyikan mars kebanggaan mereka.

Bapak Mujiono, Karyawan di Jurusan Teknik Kelautan yang bertindak sebagai Pelatih tim Sepakbola FTK sangat bersyukur atas kemenangan FTK dalam pertandingan Sepakbola kali ini. “Untuk menghadapi pertandingan ini, kami tidak ada persiapan sebelumnya. Saya hanya mengemong mereka, kemauan dan kekompakan mereka sudah tinggi. Persiapan tahun lalu memang lebih matang dan sekarang stamina mereka kedodoran” ujar pak Mujiono. Beliau juga mengatakan bahwa beliau menekankan kepada pemain Sepakbola FTK bahwa bermainlah dengan otak, dengan teknik, jangan main kasar, dan nikmati permainan tersebut. “Semoga tahun depan FTK menang lagi, bisa 3x berturut-turut. Pemilihan pemain harus benar-benar baik dan persiapan sudah harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum pertandingan” ujar Pak Mujiono mengungkapkan harapan kedepannya.

Top Scorer dari FTK – Norman pun tak kalah bahagianya. “Senang bisa mempertahankan juara. Temen-temen juga semangat untuk mengejar kemenangan” ujar Norman mengungkapkan kebahagiaannya. “Semoga tahun depan FTK bisa jadi juara umum, nggak Cuma dicabang sepakbola saja”kata Norman mengungkapkan harapannya. Kapten tim sepakbola FTK, pak Arip pun sangat bahagia “Alhamdulillah bisa mempertahankan kemenangan untuk kedua kalinya”. “Di FTK sendiri ada turnamen antar Jurusan, sehingga bisa melihat bibit-bibit unggul dari para mahasiswa yang nantinya akan dimasukkan ke Tim Sepakbola FTK.” Ujar Pak Arif menerangkan cara perektrutan pemain FTK. “Semoga bisa menang lagi tahun depan” imbuh Pak Arif.

Pak Arman Suryanto dari unit LPPM selaku koordinator pertandingan Sepakbola kali ini mengutarakan harapan kedepannya “Event tahunan seperti ini, jangan sampai dimatikan. Karena kegiatan seperti ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat merekatkan civitas akademika ITS”. (int)

tenis

FTI Rebut Emas Tenis Lapangan dari FTSP

Pada hari minggu, 19 Oktober 2014 di lapangan tenis ITS berlangsung pertandingan final dari salah satu cabang olahraga yang dilombakan yaitu tenis lapangan antara FTSP dan FTI. FTSP merupakan tim kuat yang tahun lalu menjadi juara dalam beberapa cabang olahraga salah satunya tenis lapangan. FTSP menggunakan strategi yang sama pada saat babak penyisihan. Strategi yang digunakan yaitu single di mainkan oleh mahasiswa yang memiliki kemampuan yang baik, ganda pertama di mainkan oleh dosen dengan kerja sama yang cukup baik dan kemampuan yang saling mendukung satu sama lain dan pada ganda kedua dimainkan oleh dosen dengan kerja sama yang kurang dan kemampuan yang minim. Sedangkan FTI menggunakan strategi yang berbeda yaitu pada single dimaikan oleh dosen dengan kampuan yang cukup baik, pada ganda pertama dimainkan oleh mahasiswa dengan kerja sama yang baik serta kemampuan permainan yang sudah terasa dengan baik dan pada ganda kedua dimaikan oleh dosen dengan kerja sama yang baik serta kemampuan yang baik.

Pada set pertama yaitu pertandingan single FTSP mendapatkan kemenangan atas FTI sehingga score sementara 1-0, FTSP unggul. Pada pertandingan ini FTSP mendapat kesulitan karena FTI melakukan perlawan yang cukup keras sehingga hampir memperoleh kemengan.

Pada set kedua yaitu pertandingan ganda pertama FTI membalikan keadaaan, pasangan ganda mahasiswa FTI mulai melakukan penyerangan sehingga membuat FTSP kesulitan. FTI memperoleh kemenangan atas ganda pertama ini sehingga score sementara menjadi seimbang 1-1.

Pada set terakhir yaitu pertandingan ganda kedua FTI mulai menguasai permainan dengan baik. Pemain ganda FTSP kewalahan dalam melawan serangan yang diluncurkan oleh pemain ganda FTI. Pertandingan semakin memanas dengan unggulnya FTI dalam menguasai permainan sehingga pada akhir pertandingan FTI menperoleh kemenangan. FTI menjadi juara dalam cabang olahraga tenis lapangan dengan score 2-1.

“Alhamdulillah, seneng banget, apalagi ftsp dari tahun ke tahun tak terkalahkan. Yang lebih special lagi mereka turun dengan kekuatan penuh. Semoga FTI mampu menginspirasi lainnya dalam hal prestasi dan diesnatalies tidak hanya menjadi event formalitas dan senang-senang tapi mampu mencari bibit unggul untuk kemajuan ITS dan bangsa” kata Mukhlis Ndoyo Said, Teknik Industri 2010 merupakan salah satu pemain ganda di tim FTI.(al)

FTSP dan FTI Melaju ke Final Tenis Lapangan

Pada hari sabtu, 18 Oktober 2014, pertandingan semi final tenis lapangan dimulai dengan jumlah tim yang lolos babak penyisihan yaitu 3 fakultas dan KPA bertempat di lapangan tenis ITS.

FTSP merupakan tim kuat yang dapat dengan mudah mengalahkan lawannya. FTSP vs KPA kemenangan diperoleh oleh FTSP dengan score 3-0 tanpa ada perlawan yang sengit dari KPA.

FTI juga merupakan tim kuat dengan strategi yang cukup baik. FTI vs FMIPA kemenangan diperoleh FTI dengan score 3-0 tanpa 1 pun kemenangan yang di peroleh oleh FMIPA.

Dengan demikian FTSP dan FTI melaju ke babak final dengan score tanpa balas oleh lawannya. (al)

SAMSUNG CAMERA PICTURES


Menuju Final Sepakbola Dies Natalis ke-54

Sejak hari pertama pertandingan olahraga Dies Natalis 54 ITS dimulai yaitu pada tanggal 6 Oktober 2014, dihari itulah pertandingan Sepakbola Dies Natalis 54 ITS dimulai. Pertandingan sepakbola ini diadakan di Stadion ITS dimulai sekitar pukul 4 sore dengan koordinator Arman Suryanto dari unit LPPM, Hamsin dari Fasor dan wasit dari Persebaya. Pak Arman mengutarakan bahwa pertandingan sepakbola ini menggunakan sistem setengah kompetisi dengan 2 grup yaitu yang terdiri dari 5 Fakultas dan satu tim KPA. Grup A (KPA, FTK, dan FTIf) sedangkan Grup B (FMIPA, FTI, dan FTSP).

Dalam babak penyisihan yang bertanding adalah antar tim dalam satu grup yang nantinya akan diambil juara 1 dan 2 dari tiap grup untuk melaju ke babak final. Berikut ini merupakan hasil dari babak penyisihan

06 Oktober 2014               FTK vs FTIf (A)                   : 5 – 0

07 Oktober 2014               FTSP vs FMIPA (B)             : 4 – 1

08 Oktober 2014               KPA vs FTIf (A)                   : 1 – 0

09 Oktober 2014               FTI vs FTSP (B)                   : 3 – 1

13 Oktober 2014               FTK vs KPA (A)                    : 0 – 0

14 Oktober 2014               FTI vs FMIPA (B)                : 4 – 1

Dari hasil babak penyisihan tersebut didapatkan FTK dan KPA dari grup A dan FTI dan FTSP dari grup B untuk melaju ke babak semifinal dimana pertandingannya akan disilang antara Juara 1 dan 2 dari tiap grup.

Di babak semifinal pertandingan semakin sengit, pertahanan dan serangan yang baik pun ditunjukkan oleh masing-masing tim. Sorak-sorai penonton yang memberikan semangat untuk tim yang didukungnya pun tak kalah meramaikan suasana. Babak semifinal inilah yang menentukan tim mana yang akan melaju ke babak final. Berikut ini merupakan hasil dari babak semifinal :

15 Oktober 2014               FTK vs FTSP                        : 1 – 0

16 Oktober 2014               FTI vs KPA                           : 4 – 1

Dari hasil tersebut didapatkan bahwa FTK dan FTI yang akan melaju ke babak FINAL.

Norman salah satu pemain dari FTK yang diwawancarai selepas bertanding pada babak penyisihan mengutarakan pendapat dan harapannya “Pertandingan sepakbola Dies Natalis ini seru. Semoga FTK bisa mengulang seperti tahun lalu yaitu menjadi juara Sepakbola Dies Natalis”

Siapakah juara dari pertandingan Sepakbola Dies Natalis ITS ke-54 kali ini? Nantikan di babak FINAL pada hari Senin, 20 Oktober 2014, di Stadion ITS pukul 16.00.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

FTSP Merajai Lapangan Voli Dies Natalis Ke-54 ITS

Pertandingan final bola voli Dies Natalis 54 ITS yang dilaksanakan pada Jumat, 17 Oktober 2014 di Lapangan Indoor Pertamina ITS berlangsung istimewa dan menarik. Dalam partai final kali ini, FTSP berhasil mengirim kedua tim kesayangan mereka ke puncak turnamen bola Voli. Pada partai putra, FTSP bertanding melawan FTK, sedangkan pada partai putri, tim FTSP menghadapi tim putri dari FTI.
SAMSUNG CAMERA PICTURES

Tim putra FTSP berhasil melangkah ke partai final berkat kemenangan 3-0 atas tim FTI dan FTIF yang dihadapi di partai penyisihan serta meraih kemenangan atas KPA yang dihadapai di partai semifinal. Pada partai final ini, tim FTSP harus bekerja keras menaklukkan FTK. Selama 3 set, skor antara keduanya tidak berbeda jauh. Hingga akhirnya, FTSP dapat mengalahkan FTK cukup dengan 3 set, dengan skor akhir 25-21.

“Kami sudah mempersiapkan semuanya sejak sebulan yang lalu ”, ucap Fauzi salah satu pemain tim putra FTSP. Mahasiswa angkatan 2013 Diploma Teknik Sipil ini mengatakan bahwa telah latihan rutin dengan tim FTSP setiap hari senin- kamis. Kemenangan tim ini tidak lepas dari kerja keras anggota tim yang terdiri dari para dosen, karyawan dan mahasiswa FTSP. “Saya merasa senang atas kerja keras tim putra FTSP, akhirnya terbayarkan dengan kemangan”, tambah Fauzi. Dia berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan menang kembali pada pertandingan tahun depan.

Sementara tim putri FTSP yang tampil gemilang saat itu, telah menundukkan FTI pada babak penyisihan, dengan skor tipis 3-2 dan menang telak 3-0 atas FTIf. Tidak berhenti sampai seperti itu saja, pada babak semifinal akhirnya, tim putri FMIPA harus mengakui ketangguhan FTSP. Dan pada partai puncak turnamen bola voli ini, FTSP berhasil menundukkan FTI dengan skor 3-0.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

“Kami hanya melakukan dua kali latihan bersama untuk persiapan Dies Natalis 54 kali ini”,kata Bunga salah satu atlet bola voli putri FTSP yang bermain gemilang saat itu. Tim putri FTSP diwakili oleh 12 atlet, yang terdiri dari 5 orang dosen/ karyawati dan 7 orang mahasiswi. Ternyata dari ketujuh mahasiswi yang mewakili FTSP, 5 orang diantaranya adalah mahasiswi baru 2014. “Seneng dan bangga banget”, tambah Bunga untuk mengungkapkan perasaan atas kemenangan FTSP. Bagaimana tidak, Bunga adalah mahasiswi baru 2014 yang baru pertama kali berpartisipasi mewakili FTSP dalam ajang Dies Natalis ITS. “Semoga tahun depan, bisa juara 1 lagi, untuk voli dan cabang olahraga lainnya, kalo bisa jadi juara umum”, Pungkasnya bersemangat sambil mengamininya.

Bapak Isa Arifin, selaku penanggungjawab kegiatan turnamen bola voli ini mengatakan bahwa, kegiatan ini telah berjalan dengan lancar hingga akhir. “Sayangnya, tim putri KPA tidak dapat mengikuti pertandingan, kemungkinan dikarenakan masalah pendanaan”, lanjutnya. Namun ada beberapa hal lainnya yang menjadi catatan bagi kegiatan ini. “Partisipasi dan kualitas atlet dari Dosen dan karyawan tiap tahun semakin menurun. Selain itu, dari mahasiswanya sendiri sudah banyak pemain bagus yang lulus. Hal ini diperburuk lagi dengan kurangnya sosialisasi terhadap mahasiswa baru 2014.” Ucap Pegawai unit penerbitan (ITS Press) ini.

Beliau berharap agar kompetisi tahun depan, mengikutsertakan perwakilan dari Politeknik, meskipun sekarang sudah tidak menjadi bagian dari ITS. Selain itu, acara yang meriah juga dicita-citakan Pak Isa untuk tahun depan. Dan yang menjadi keinginan beliau dari dulu dan belum sempat terealisasikan adalah adanya pertandingan exhibition antara ITS All Star dan tim dari luar ITS di akhir acara. (nik)


FTI Sabet Juara Satu Basket Dies Natalis ITS ke-54

Basket merupakan salah satu cabang olahraga yang menjadi salah satu kompetisi dalam Dies Natalis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ke-54. Pertandingan final basket yang diadakan pada Kamis (16/10) lalu, mempertemukan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) dengan Fakultas Teknologi Industri (FTI). Sekeliling halaman Gedung Fasor A ITS dipenuhi oleh warna biru, sebagai pendukung dari FTK, dan warna merah, sebagai pendukung dari FTI.

Pertandingan yang berlangsung selama dua jam lebih ini sangat sengit. Kedua finalis sama-sama kuat dengan para pendukung yang tak henti-hentinya bersorak-sorai untuk mendukung fakultasnya.
Pada kuarter pertama, FTK terkalahkan oleh FTI dengan perolehan skor (FTK) 13 – 14 (FTI). Tak ingin tinggal diam, FTK berusaha mengejar ketertinggalan skor tersebut dengan mengalahkan FTI di kuarter kedua. Perolehan skor di kuarter kedua adalah (FTK) 25 – 22 (FTI). Perbedaan tipis inilah yang membuat para supporter dari kedua fakultas semakin bersemangat memberikan supportnya. Namun akhirnya, pada kuarter ketiga, FTI berhasil ditinggalkan cukup jauh oleh FTK yaitu (FTK) 38 – 31 (FTI).

Seusai kuarter ketiga, terdapat mini game untuk pendukung kedua fakultas. Mini game ini dilakukan oleh tiga perwakilan dari dua fakultas finalis. Dalam mini game ini, masing-masing perwakilan diharuskan memutari bola basket selama sepuluh kali putar dan memasukkan bola basket tersebut ke kedua ring basket yang ada di lapangan itu. Setelah beberapa menit bermain, akhirnya kemenangan mini game diraih oleh pendukung dari FTI. Lanjut pada pertandingan final bola basket, pemain kini memasuki kuarter keempat.

Pada kuarter keempat, yang merupakan kuarter terakhir pertandingan final ini, kedua tim finalis mengerahkan seluruh tenaganya untuk mengungguli lawan. Terlihat pada perbedaan tipis skor yang mereka peroleh, yaitu pada 31 detik terakhir, FTK berhasil mengungguli FTI dengan skor tipisnya, (FTK) 44 – 42 (FTI). Ingin membuktikan hash tag #SaatnyaFTIJuara pada twitter BEM FTI, pada 5 detik terakhir, FTI berhasil menyamai perolehan skor, yaitu (FTK) 44 – 44 (FTI). Hasil inilah yang menyebabkan nilai mereka seri pada kuarter keempat dan memperoleh tambahan waktu selama 5 menit.

Pada babak pertambahan nilai ini, para supporter semakin tegang. Terjadi perubahan skor pada menit 3 lewat 25 dengan FTI unggul 2 poin dari FTK. Tak lama setelah penambahan skor tersebut, FTK berhasil menambah satu poin. Pada detik-detik terakhir, tepatnya detik ke 21, nomor punggung 10 dari FTI berhasil menambah keunggulan untuk fakultasnya. Hingga di akhir pertandingan, FTI berhasil mengalahkan juara satu bola basket Dies Natalis ITS ke-53, yaitu FTK, dengan perolehan skor akhir adalah (FTK) 45 – 52 (FTI).

“Awalnya pesimis ya, karena sebelumnya melawan FTSP yang telah latihan 3 bulan sebelum pertandingan, sedangkan FTI hanya 2-3 minggu sebelum pertandingan. Tapi saya bersyukur ternyata dapat memenangkan pertandingan ini,” kata Muhammad Alfian Yasir, Ketua Tim Bola Basket FTI. Ketua tim yang akrab disapa Alfian ini berharap agar tahun depan, Dies Natalis ITS ke-55, FTI dapat mempertahankan juaranya ini. Tidak hanya itu, Alfian juga berharap agar Tim Bola Basket ITS dapat menjadi 5 besar regional Surabaya dalam Kompetisi Liga Mahasiswa pada 18-23 Nopember di GOR Unair. (del/oik)

Final-Basket


Tumbangkan Juara Bertahan FTK, FTI Rebut Emas Pertama dari Basket!

Basket merupakan salah satu cabang olahraga yang menjadi salah satu kompetisi dalam Dies Natalis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ke-54. Pertandingan final basket yang diadakan pada Kamis (16/10) lalu, mempertemukan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) dengan Fakultas Teknologi Industri (FTI). Sekeliling halaman Gedung Fasor A ITS dipenuhi oleh warna biru, sebagai pendukung dari FTK, dan warna merah, sebagai pendukung dari FTI.

Pertandingan yang berlangsung selama dua jam lebih ini sangat sengit. Kedua finalis sama-sama kuat dengan para pendukung yang tak henti-hentinya bersorak-sorai untuk mendukung fakultasnya. Pada kuarter pertama, FTK terkalahkan oleh FTI dengan perolehan skor (FTK) 13 – 14 (FTI). Tak ingin tinggal diam, FTK berusaha mengejar ketertinggalan skor tersebut dengan mengalahkan FTI di kuarter kedua. Perolehan skor di kuarter kedua adalah (FTK) 25 – 22 (FTI). Perbedaan tipis inilah yang membuat para supporter dari kedua fakultas semakin bersemangat memberikan supportnya. Namun akhirnya, pada kuarter ketiga, FTI berhasil ditinggalkan cukup jauh oleh FTK yaitu (FTK) 38 – 31 (FTI).

Seusai kuarter ketiga, terdapat mini game untuk pendukung kedua fakultas. Mini game ini dilakukan oleh tiga perwakilan dari dua fakultas finalis. Dalam mini game ini, masing-masing perwakilan diharuskan memutari bola basket selama sepuluh kali putar dan memasukkan bola basket tersebut ke kedua ring basket yang ada di lapangan itu. Setelah beberapa menit bermain, akhirnya kemenangan mini game diraih oleh pendukung dari FTI. Lanjut pada pertandingan final bola basket, pemain kini memasuki kuarter keempat.

Pada kuarter keempat, yang merupakan kuarter terakhir pertandingan final ini, kedua tim finalis mengerahkan seluruh tenaganya untuk mengungguli lawan. Terlihat pada perbedaan tipis skor yang mereka peroleh, yaitu pada 31 detik terakhir, FTK berhasil mengungguli FTI dengan skor tipisnya, (FTK) 44 – 42 (FTI). Ingin membuktikan hash tag #SaatnyaFTIJuara pada twitter BEM FTI, pada 5 detik terakhir, FTI berhasil menyamai perolehan skor, yaitu (FTK) 44 – 44 (FTI). Hasil inilah yang menyebabkan nilai mereka seri pada kuarter keempat dan memperoleh tambahan waktu selama 5 menit.

Pada babak pertambahan nilai ini, para supporter semakin tegang. Terjadi perubahan skor pada menit 3 lewat 25 dengan FTI unggul 2 poin dari FTK. Tak lama setelah penambahan skor tersebut, FTK berhasil menambah satu poin. Pada detik-detik terakhir, tepatnya detik ke 21, nomor punggung 10 dari FTI berhasil menambah keunggulan untuk fakultasnya. Hingga di akhir pertandingan, FTI berhasil mengalahkan juara bertahan bola basket Dies Natalis ITS ke-53, yaitu FTK, dengan perolehan skor akhir adalah (FTK) 45 – 52 (FTI).

“Awalnya pesimis ya, karena sebelumnya melawan FTSP yang telah latihan 3 bulan sebelum pertandingan, sedangkan FTI hanya 2-3 minggu sebelum pertandingan. Tapi saya bersyukur ternyata dapat memenangkan pertandingan ini,” kata Muhammad Alfian Yasir, Ketua Tim Bola Basket FTI. Ketua tim yang akrab disapa Alfian ini berharap agar tahun depan, Dies Natalis ITS ke-55, FTI dapat mempertahankan juaranya ini. Tidak hanya itu, Alfian juga berharap agar Tim Bola Basket ITS dapat menjadi 5 besar regional Surabaya dalam Kompetisi Liga Mahasiswa pada 18-23 Nopember di GOR Unair. (del/oik)


Tim Basket FTI Ke Final, Tim FMIPA Belum Menang Hingga Penghujung Liga

Laju impresif FTI pada Dies Natalis ITS ke 54 ini terus berlanjut, setelah dihentikan oleh FTK. FTI kembali kejalur kemenangan dengan memaksa FMIPA untuk menyerah 109-6.

Dalam pertandingan kedua pada hari terakhir babak penyisihan, yang diselenggarakan pada 14 Oktober 2014 malam hari WIB. Keuda tim terlihat tidak mengerahkan pemain terbaik pada pertandingan ini, padahal pertandingan ini merupakan pertandingan yang menentukan tim FTI tampil pada final melawan FTK.

Pertandingan kali ini sepenuhnya menjadi milik FTI, yang mampu mengungguli FMIPA disetiap kuarter. Pada kuarter pertama, FMIPA tertinggal 30-4 dari tim tamu FTI. Kemudian 59-6, 87-6, dan 109-6 pada kuarter dua hingga empat.

Hasil ini memastikan FTI untuk melaju ke final menghadapi FTK yang sebelumnya telah dipastikkan menjadi finalis. (KS)


Tundukkan FTIF, Tim Basket FTSP Raih Kemenangan Kedua

Pertandingan pertama pada hari penyisihan terakhir, Tim FTSP berhasil meraih kemenangan kedua mereka. Menghadapi tim yang memiliki poin sama yaitu FTIf, dengan skor setelah menghadapi hadangan yang cukup sengit dari tim FTIf 23-38.

Pertandingan yang berlangsung pada Selasa (14/10/2014) di Lapangan Basket Fasilitas Olah Raga ITS, FTSP tidak menjalani pertandingan yang mudah, meskipun pada kuarter pertama dan kedua FTSP unggul dengan skor 5-13 dan 8-19.

Namun, semua berubah ketika kuarter ketiga dimulai. FTIf lebih meningkatkan kualitas serangan dengan tidak menyiakan peluah demi peluang yang terjadi, sehingga FTSP tidak dapat berbuat banyak. Sehingga FTIf dapat mengejar ketertinggalan poin dan mendekati perolehan poin dari FTSP di akhir kuarter ketiga 19-24.

Namun dominasi FTIf tidak bertahan lama, pada kuarter terakhir FTSP kembali sukses mengambil alih permainan, dimana mereka sukses menambah 14 poin tambahan, sedangkan FTIf hanya 4 poin. Sehingga skor akhir menjadi 23-38 untuk kemenangan FTSP.

Kemenangan tersebut masih menjaga peluang FTSP untuk melaju ke babak final, jika FTI memenangkan pertandingan selanjutnya menghadapi FMIPA. Dan kekalahan tersebut memastikan FTIf tidak dapat tampil di final melawan FTK. (KS)


Tim Basket FTK Susah Payah Mengalahkan FTI

Pada partai kedua hari senin (13/10) di lapangan Basket ITS, akan berlangung pertandingan sengit antara FTK dan FTI. Baik FTK maupun FTI belum terkalahkan di pertandingan sebelumnya. Malam ini, salah satu tim harus mengakui kehebatan tim lainnya. Para pemain kedua tim mulai melakukan pemanasan di luar lapangan, sementara para supporter mereka sibuk memasang spanduk tanda dukungan kepada tim bola basket fakultas. Tidak berapa lama, lapangan basket dipenuhi oleh supporter dari FTK yang berada di sisi selatan lapangan, dan supporter FTI di sisi utara.

Pertandingan belum di mulai, namu supporter FTK sudah meneriakkan yel-yel penyemangat bagi tim bola basket FTK. “Arek FTK, number one number one, Arek FTK, number one number one….number one number onenumber one number one number one di ITS “, begitulah sekilas jargon FTK yang diteriakkan lantang oleh pendukung dari FTK dari sisi selatan lapangan. Jargon ini adalah jargon khas dari FTK yang selalu di teriakkan oleh mahasiswa FTK ketika berlangsung acara-acara di ITS. Harapannya pertandigan kali ini akan membawa FTK menjadi number one. Sementara dari kubu FTI tidak terdengar suara jargon yang menggelegar, meskipun jumlah mereka cukup banyak.

Saat Quarter pertama dimulai, tensi tinggi permainan sudah terasa. Jual beli serangan diperagakan kedua tim dengan sangat baik. Tim FTK menambah poin terlebih dahulu di papan skor. Pada quarter ini, permainan bisa dibilang seimbang antara kedua tim. Akhirnya skor 7-7 mengakhiri quarter pertama kali ini.

Pada quarter kedua, permainan apik ditunjukkan kedua tim, sempat terjadi adu 3 poin antara kedua tim. Mereka saling menambah 3 poin pada papan skor. Selain itu, ketangguhan permain dalam mempertahankan bola sangat terlihat. Sengitnya pertandingan ini, juga dirasakan oleh para pendukung yang bersorak saat tim berhasil memasukkan bola ke dalam ring lawan. Namun, pada quarter ini, FTI harus mengakui keunggulan FTK dengan skor 11-17.

Ketinggalan 6 poin, tidak membuat FTI menyerah begitu saja. Pergantian pemain secara berkala dan perubahan startegi dalam pertahanan mulai diterapkan tim FTI. Sengitnya pertandingan terasa saat terjadi beberapa pelanggaran oleh para pemain kedua tim, namun masih dalam koridor wajar dan tidak menyulut anarki. Maklum, dua fakultas yang dominan oleh mahasiwa laki-laki ini sangat bersemangat mengikuti jalannya pertandingan. Tidak banyak penambahan skor yang terjadi pada babak ini. Kembali FTI harus puas dengan perbedaan lima poin atas FTK, yaitu 17-22 atas keunggulan FTK.

Sorak-sorai penonton semakin menyemarakkan pertandingan. Tim FTI terus berusaha untuk mengejar ketertinggalan mereka atas FTK. Sempat hampir menyeimbangkan skor yaitu 24-26, namun FTK kembali menggempur pertahanan FTI tanpa ampun. Lima menit sebelum pertandingan terakhir usai, teriakan yel-yel pendukung semakin lantang terdengar. Pertandingan berlansung seimbang, hampir tidak bisa diprediksi siapa pemenangnya. Dua menit sebelum pertandingan berakhir menjadi menit-menit paling panas pada senin malam ini. Para pemain mengerahkan seluruh kemampuannya, untuk menambah poin bagi timnya. Pada supporter pun membuat pertandingan semakin memanas dengan yel-yel yang mereka teriakkan. Pada akhirnya, FTI harus mengakui keunggulan FTK dengan skor 27-31 utnuk keunggulan FTK. Kemenangan FTK langsung disambut oleh pendukungnya dengan meneriakkan yel-yel kemenangan sambil masuk memenuhi lapangan pertandingan. Namun perjalanan untuk mencapai kemenangan selanjutnya masih panjang.

Pada pertandingan selanjutnya, Selasa (14/10) akan mempertemukan FTI vs FMIPA dan FTSP vs FTIf di lapangan basket Fasor ITS pukul 18.00 WIB. (/nik)