Pada partai kedua hari senin (13/10) di lapangan Basket ITS, akan berlangung pertandingan sengit antara FTK dan FTI. Baik FTK maupun FTI belum terkalahkan di pertandingan sebelumnya. Malam ini, salah satu tim harus mengakui kehebatan tim lainnya. Para pemain kedua tim mulai melakukan pemanasan di luar lapangan, sementara para supporter mereka sibuk memasang spanduk tanda dukungan kepada tim bola basket fakultas. Tidak berapa lama, lapangan basket dipenuhi oleh supporter dari FTK yang berada di sisi selatan lapangan, dan supporter FTI di sisi utara.

Pertandingan belum di mulai, namu supporter FTK sudah meneriakkan yel-yel penyemangat bagi tim bola basket FTK. “Arek FTK, number one number one, Arek FTK, number one number one….number one number onenumber one number one number one di ITS “, begitulah sekilas jargon FTK yang diteriakkan lantang oleh pendukung dari FTK dari sisi selatan lapangan. Jargon ini adalah jargon khas dari FTK yang selalu di teriakkan oleh mahasiswa FTK ketika berlangsung acara-acara di ITS. Harapannya pertandigan kali ini akan membawa FTK menjadi number one. Sementara dari kubu FTI tidak terdengar suara jargon yang menggelegar, meskipun jumlah mereka cukup banyak.

Saat Quarter pertama dimulai, tensi tinggi permainan sudah terasa. Jual beli serangan diperagakan kedua tim dengan sangat baik. Tim FTK menambah poin terlebih dahulu di papan skor. Pada quarter ini, permainan bisa dibilang seimbang antara kedua tim. Akhirnya skor 7-7 mengakhiri quarter pertama kali ini.

Pada quarter kedua, permainan apik ditunjukkan kedua tim, sempat terjadi adu 3 poin antara kedua tim. Mereka saling menambah 3 poin pada papan skor. Selain itu, ketangguhan permain dalam mempertahankan bola sangat terlihat. Sengitnya pertandingan ini, juga dirasakan oleh para pendukung yang bersorak saat tim berhasil memasukkan bola ke dalam ring lawan. Namun, pada quarter ini, FTI harus mengakui keunggulan FTK dengan skor 11-17.

Ketinggalan 6 poin, tidak membuat FTI menyerah begitu saja. Pergantian pemain secara berkala dan perubahan startegi dalam pertahanan mulai diterapkan tim FTI. Sengitnya pertandingan terasa saat terjadi beberapa pelanggaran oleh para pemain kedua tim, namun masih dalam koridor wajar dan tidak menyulut anarki. Maklum, dua fakultas yang dominan oleh mahasiwa laki-laki ini sangat bersemangat mengikuti jalannya pertandingan. Tidak banyak penambahan skor yang terjadi pada babak ini. Kembali FTI harus puas dengan perbedaan lima poin atas FTK, yaitu 17-22 atas keunggulan FTK.

Sorak-sorai penonton semakin menyemarakkan pertandingan. Tim FTI terus berusaha untuk mengejar ketertinggalan mereka atas FTK. Sempat hampir menyeimbangkan skor yaitu 24-26, namun FTK kembali menggempur pertahanan FTI tanpa ampun. Lima menit sebelum pertandingan terakhir usai, teriakan yel-yel pendukung semakin lantang terdengar. Pertandingan berlansung seimbang, hampir tidak bisa diprediksi siapa pemenangnya. Dua menit sebelum pertandingan berakhir menjadi menit-menit paling panas pada senin malam ini. Para pemain mengerahkan seluruh kemampuannya, untuk menambah poin bagi timnya. Pada supporter pun membuat pertandingan semakin memanas dengan yel-yel yang mereka teriakkan. Pada akhirnya, FTI harus mengakui keunggulan FTK dengan skor 27-31 utnuk keunggulan FTK. Kemenangan FTK langsung disambut oleh pendukungnya dengan meneriakkan yel-yel kemenangan sambil masuk memenuhi lapangan pertandingan. Namun perjalanan untuk mencapai kemenangan selanjutnya masih panjang.

Pada pertandingan selanjutnya, Selasa (14/10) akan mempertemukan FTI vs FMIPA dan FTSP vs FTIf di lapangan basket Fasor ITS pukul 18.00 WIB. (/nik)