Posts tagged Turnamen Olah Raga

SAMSUNG CAMERA PICTURES

FTK Kembali Berjaya di Lapangan Hijau

Sore itu (20/10/2014) Stadion ITS tampak ramai. Dari kejauhan sorak-sorai para supporter pun terdengar sangat meriah. Tribun Stadion penuh dengan supporter dari kedua tim.Pertandingan Final Sepakbola Dies Natalis ITS ke-54 kali ini yaitu antara FTK dan FTI sangat menegangkan. Kedua kubu yang sama-sama kuat tersebut menunjukkan permainan apik nya. Serangan dan Pertahanan yang baik dikerahkan untuk mendapatkan juara dalam pertandingan Sepakbola kali ini.

Pada babak pertama FTK mampu memimpin dengan gol yang diberikan oleh pemain bernomor punggung 11 – Norman. Pada babak kedua pemain FTI menjegal salah satu pemain lawannya, sehingga FTK mendapatkan kesempatan tendangan pinalti. Lagi-lagi pemain FTK bernomor punggung 11 mampu memberikan tambahan skor untuk FTK. Tak mau kalah, FTI berusaha mengejar ketertinggalan. Tendangan bebas dari pemain FTI bernomor punggung 10 pun memecah bulatan angka 0 pada skor FTI.Pertandingan masih berjalan, kedudukan sementara 2-1 untuk FTK, dan lagi-lagi pemain FTK bernomor punggung 11 mampu mencetak gol dari Long Passing yang diberikan oleh pemain bernomor punggung 12. Hingga pertandingan berakhir pukul 17.15, FTK memimpin dengan skor 3-1.

Kemenanganpun diraih oleh FTK yang dapat mengulang kemenangan pada Dies Natalis ITS ke-53 lalu. Kegembiraanpun terpancar baik dari pemain maupun supporter FTK. Supporter FTK bersama-sama menyanyikan mars kebanggaan mereka.

Bapak Mujiono, Karyawan di Jurusan Teknik Kelautan yang bertindak sebagai Pelatih tim Sepakbola FTK sangat bersyukur atas kemenangan FTK dalam pertandingan Sepakbola kali ini. “Untuk menghadapi pertandingan ini, kami tidak ada persiapan sebelumnya. Saya hanya mengemong mereka, kemauan dan kekompakan mereka sudah tinggi. Persiapan tahun lalu memang lebih matang dan sekarang stamina mereka kedodoran” ujar pak Mujiono. Beliau juga mengatakan bahwa beliau menekankan kepada pemain Sepakbola FTK bahwa bermainlah dengan otak, dengan teknik, jangan main kasar, dan nikmati permainan tersebut. “Semoga tahun depan FTK menang lagi, bisa 3x berturut-turut. Pemilihan pemain harus benar-benar baik dan persiapan sudah harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum pertandingan” ujar Pak Mujiono mengungkapkan harapan kedepannya.

Top Scorer dari FTK – Norman pun tak kalah bahagianya. “Senang bisa mempertahankan juara. Temen-temen juga semangat untuk mengejar kemenangan” ujar Norman mengungkapkan kebahagiaannya. “Semoga tahun depan FTK bisa jadi juara umum, nggak Cuma dicabang sepakbola saja”kata Norman mengungkapkan harapannya. Kapten tim sepakbola FTK, pak Arip pun sangat bahagia “Alhamdulillah bisa mempertahankan kemenangan untuk kedua kalinya”. “Di FTK sendiri ada turnamen antar Jurusan, sehingga bisa melihat bibit-bibit unggul dari para mahasiswa yang nantinya akan dimasukkan ke Tim Sepakbola FTK.” Ujar Pak Arif menerangkan cara perektrutan pemain FTK. “Semoga bisa menang lagi tahun depan” imbuh Pak Arif.

Pak Arman Suryanto dari unit LPPM selaku koordinator pertandingan Sepakbola kali ini mengutarakan harapan kedepannya “Event tahunan seperti ini, jangan sampai dimatikan. Karena kegiatan seperti ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat merekatkan civitas akademika ITS”. (int)

SAMSUNG CAMERA PICTURES

FTSP Merajai Lapangan Voli Dies Natalis Ke-54 ITS

Pertandingan final bola voli Dies Natalis 54 ITS yang dilaksanakan pada Jumat, 17 Oktober 2014 di Lapangan Indoor Pertamina ITS berlangsung istimewa dan menarik. Dalam partai final kali ini, FTSP berhasil mengirim kedua tim kesayangan mereka ke puncak turnamen bola Voli. Pada partai putra, FTSP bertanding melawan FTK, sedangkan pada partai putri, tim FTSP menghadapi tim putri dari FTI.
SAMSUNG CAMERA PICTURES

Tim putra FTSP berhasil melangkah ke partai final berkat kemenangan 3-0 atas tim FTI dan FTIF yang dihadapi di partai penyisihan serta meraih kemenangan atas KPA yang dihadapai di partai semifinal. Pada partai final ini, tim FTSP harus bekerja keras menaklukkan FTK. Selama 3 set, skor antara keduanya tidak berbeda jauh. Hingga akhirnya, FTSP dapat mengalahkan FTK cukup dengan 3 set, dengan skor akhir 25-21.

“Kami sudah mempersiapkan semuanya sejak sebulan yang lalu ”, ucap Fauzi salah satu pemain tim putra FTSP. Mahasiswa angkatan 2013 Diploma Teknik Sipil ini mengatakan bahwa telah latihan rutin dengan tim FTSP setiap hari senin- kamis. Kemenangan tim ini tidak lepas dari kerja keras anggota tim yang terdiri dari para dosen, karyawan dan mahasiswa FTSP. “Saya merasa senang atas kerja keras tim putra FTSP, akhirnya terbayarkan dengan kemangan”, tambah Fauzi. Dia berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan menang kembali pada pertandingan tahun depan.

Sementara tim putri FTSP yang tampil gemilang saat itu, telah menundukkan FTI pada babak penyisihan, dengan skor tipis 3-2 dan menang telak 3-0 atas FTIf. Tidak berhenti sampai seperti itu saja, pada babak semifinal akhirnya, tim putri FMIPA harus mengakui ketangguhan FTSP. Dan pada partai puncak turnamen bola voli ini, FTSP berhasil menundukkan FTI dengan skor 3-0.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

“Kami hanya melakukan dua kali latihan bersama untuk persiapan Dies Natalis 54 kali ini”,kata Bunga salah satu atlet bola voli putri FTSP yang bermain gemilang saat itu. Tim putri FTSP diwakili oleh 12 atlet, yang terdiri dari 5 orang dosen/ karyawati dan 7 orang mahasiswi. Ternyata dari ketujuh mahasiswi yang mewakili FTSP, 5 orang diantaranya adalah mahasiswi baru 2014. “Seneng dan bangga banget”, tambah Bunga untuk mengungkapkan perasaan atas kemenangan FTSP. Bagaimana tidak, Bunga adalah mahasiswi baru 2014 yang baru pertama kali berpartisipasi mewakili FTSP dalam ajang Dies Natalis ITS. “Semoga tahun depan, bisa juara 1 lagi, untuk voli dan cabang olahraga lainnya, kalo bisa jadi juara umum”, Pungkasnya bersemangat sambil mengamininya.

Bapak Isa Arifin, selaku penanggungjawab kegiatan turnamen bola voli ini mengatakan bahwa, kegiatan ini telah berjalan dengan lancar hingga akhir. “Sayangnya, tim putri KPA tidak dapat mengikuti pertandingan, kemungkinan dikarenakan masalah pendanaan”, lanjutnya. Namun ada beberapa hal lainnya yang menjadi catatan bagi kegiatan ini. “Partisipasi dan kualitas atlet dari Dosen dan karyawan tiap tahun semakin menurun. Selain itu, dari mahasiswanya sendiri sudah banyak pemain bagus yang lulus. Hal ini diperburuk lagi dengan kurangnya sosialisasi terhadap mahasiswa baru 2014.” Ucap Pegawai unit penerbitan (ITS Press) ini.

Beliau berharap agar kompetisi tahun depan, mengikutsertakan perwakilan dari Politeknik, meskipun sekarang sudah tidak menjadi bagian dari ITS. Selain itu, acara yang meriah juga dicita-citakan Pak Isa untuk tahun depan. Dan yang menjadi keinginan beliau dari dulu dan belum sempat terealisasikan adalah adanya pertandingan exhibition antara ITS All Star dan tim dari luar ITS di akhir acara. (nik)