20141004_091800

Mulai Pukul 08.00 WIB Laboratorium Pemograman Sistem Informasi tampak ramai, mahasiswa FTIf (Fakultas Teknologi Informasi) berbondong-bondong bersiap mengikuti Uji Coba Sistem Sertifikasi Profesi pada Sabtu, 4 Oktober 2014. Uji Coba Sistem Sertifikasi Profesi ini juga dilakukan bersamaan di Laboratorium Pemograman Teknik Informatika.

Uji Coba Sistem Sertifikasi Profesi ini merupakan upaya yang dilakukan untuk segera mewujudkan sertifikasi bidang IT di ITS. Untuk sertifikasi profesi ini ITS bekerjasama dengan Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) dan Assosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom). “Penandatanganan MoU dengan FTII dan Aptikom sudah dilakukan, kemudian dilakukan pemasangan server dan aplikasi, uji coba ini merupakan langkah selanjutnya sebelum dilakukannya realisasi” ujar Pak Bambang Setiawan, S.Kom, M.T selaku koordinator kegiatan uji coba di Jurusan Sistem Informasi.

Terdapat tiga sesi uji coba sertifikasi dimana tiap sesi dilakukan selama satu jam. Tiga sesi tersebut mewakili tiga bidang yaitu IT Architecture, IT Security, dan IT Project Management. Tiga bidang tersebut dipilih berdasarkan keterkaitannya dengan matakuliah di FTIf yang sebagian besar sudah dipahami oleh mahasiswa, dimana mahasiswa FTIf lah yang menjadi peserta uji coba ini selain dosen karyawan dan alumni FTIf.

Antusias warga FTIf sangat tinggi terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti uji coba sistem tersebut. “Target ada 100 peserta tiap sesinya, kenyataannya seperti di IT Security peserta di SI (Sistem Informasi) saja sudah mencapai 75 orang, belum lagi peserta yang di IF (Teknik Informatika)” ujar Pak Bambang. Dengan antusiasme yang besar tersebut dapat semakin menunjukkan kesiapan ITS untuk segera melakukan realisasi sertifikasi.

Dalam uji coba sertifikasi kali ini, peserta dihadapkan dengan 30 soal tentang bidang yang diambil dengan waktu pengerjaan selama 20 menit. Peserta pun bisa mengulang pengisian (maksimal pengisian 2 kali) sehingga nanti akan diambil nilai tertinggi. Setelah mengerjakan soal, peserta mengisi feedback yang telah disediakan. Sebagian besar peserta menyoroti pentingnya publikasi yang lebih baik ke depannya sekaligus mengharapkan agar Sertifikasi bidang IT benar-benar dapat direalisasikan.

“Untuk ke depan, nantinya akan ada 10 bidang yang diujikan dan pesertanya pun bisa dari berbagai kalangan, bukan hanya mahasiswa FTIf, dosen, dan alumni, melainkan juga yang bukan orang IT” ujar Pak Bambang mengutarakan harapan untuk Sertifikasi bidang IT di ITS ke depannya. (int)